Bappeda Pasaman Melakukan Terobosan Inovasi Daerah Dengan Melaksanakan Sosialisasi Inovasi Daerah

Bagikan :

Bappeda Pasaman Melakukan Terobosan Inovasi Daerah Dengan Melaksanakan Sosialisasi Inovasi Daerah

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah Pada Pasal 112 Menyatakan Bahwa Menteri Dalam Negeri Melakukan Penilaian Kepada Perangkat Daerah Provinsi Dan Kabupaten/Kota Yang Memiliki Inovasi Dalam Hal Penataan, Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Sebagai Implementasi Dari Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 Tentang Inovasi Daerah Bahwa Kunci Kemajuan Suatu Daerah Adalah Kemampuan Daerah Untuk Berinovasi Dan Menciptakan Kreatifitas Dan Meningkatkan Kinerja Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Sehingga Seluruh Elemen Terutama Pemerintah Daerah Dituntut Untuk Lebih Kreatif Dan Inovatif.

Sasaran Inovasi Daerah Diarahkan Untuk Mempercepat Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat Melalui Peningkatan Pelayanan Publik, Pemberdayaan Dan Peran Serta Masyarakat Dan Peningkatan Daya Saing Daerah.

Sosialisasi Inovasi Daerah Ini Dimaksudkan Untuk :

1.  Memberikan Pengetahuan, Pemahaman, Dan Persamaaan Persepsi Kepada Seluruh Penyelenggara Pemerintah Daerah Tentang Proses Kreatifitas Penciptaan Pengetahuan Dalam Melakukan Penemuan Baru Yang Berbeda Atau Modifikasi Dari Yang Sudah Ada Yang Dapat Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat.

2.  Memberikan Gambaran Terkait Dengan Inovasi Daerah Sebagaimana Yang Diatur Dalam Peraturan Perundang-Undangan, Terutama Bentuk-Bentuk Inovasi Yang Meliputi Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Inovasi Pelayanan Publik Dan Atau Inovasi Daerah Lainnya.

 

       Pada Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Pasaman  Telah Menyusun Roadmap Sistem Inovasi Daerah Dengan Mengusung Tema “Peningkatan Daya Saing Kabupaten Pasaman Melalui Pengembangan Potensi Agroindustri Berbasis Komoditas Pertanian Dan Perikanan Untuk Mendukung Kesejahteraan Masyarakat”.

Tema Tersebut Diambil Sebagai Dukungan Terhadap Komoditas Pertanian Dan Perikanan Yang Merupakan Fokus Perhatian Dalam  Rpjmd Kabupaten Pasaman Tahun 2016-2021 Sebagaimana Tercantum Pada Misi Ketiga Yaitu “Meningkatkan Pendapatan Dan Perekonomian Masyarakat Yang Berdaya Saing Dan Mengoptimalkan Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam Serta Pengembangan Pariwisata Yang Berwawasan Lingkungan Dengan Salah Satu Sasaran Yang Ingin Dicapai Yaitu Meningkatnya Produksi Dan Produktifitas Pertanian, Perikanan Dan Pariwisata Di Kabupaten Pasaman.

Selanjutnya Dalam Upaya Mewujudkan Visi Dan Misi Kabupaten Pasaman Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Maka Perlu Dilakukan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Tata Kelola Pemerintahan Daerah Serta Inovasi Daerah Lainnya Sehingga Bisa Terwujud Masyarakat Kabupaten Pasaman Yang Sejahtera, Agamis Dan Berbudaya.

Melalui Kegiatan Sosialisasi Inovasi Daerah Ini Diharapkan Hal Sebagai Berikut:

1.     Dapat Menambah Pengetahuan, Pengalaman Serta Pemahaman Kita Terkait Dengan Inovasi Daerah Yang Akan Diuraikan Oleh Narasumber Nantinya.

2.     Sosialisasi Inovasi Daerah Ini Dapat Menggambarkan Model-Model Pelayanan Publik Yang Inovatif Baik Dari Sisi Unit Pelayanan Maupun Dari Sisi Kepemimpinan Yang Kreatif Yang Dapat Mewujudkan Modifikasi Pelayanan Kepada Masyarakat Yang Merupakan Muara Dari Pelaksanaan Reformasi Birokrasi.


Acara Sosialisasi Inovasi Daerah  dibuka oleh Bupati Pasaman dan dihadiri oleh 

1.   Bapak Drs. Safrizal Za, M. Si, Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah  Sebagai Narasumber Dari Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Ri.

2.    Ibu Ir. Triana Desy Putri, M, Si, Kepala Bidang Sosial Ekonomi Dan Pemerintahan  Badan Penelitian Dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat

3.     Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman

4.     Staf Ahli Bupati Pasaman

5.  Asisten Dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Pasaman

6.     Camat  Se- Kabupaten Pasaman

7.     Kepala Bagian Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman

    dan di Ahir acara Sosialisasi di adakan penyerahan Surat Bupati Perihal keikut sertaan Kabupaten Pasaman dalam Pilot Project Pusat Jejaring Inovasi Daerah (PUJA INDAH)